Tuesday, 10 March 2009

GREENSURVEYOR Sumatra-Java-Bali '07 (Sumsel)

Palembang (Prov. Sumatera Selatan)




Kemacetan akibat perbaikan jalan yang menyambut ketika azan maghrib berkumandang di Masjid Raya yang berseberangan dengan Jembatan Ampera di pusat kota Palembang bukanlah menjadi halangan untuk merajut tali silaturahmi yang selama ini terpisahkan oleh jarak dan waktu.




Namun takdir berkata lain, via telepon Tim mendapat kabar keberadaan kerabat yang hendak dikunjungi ternyata sedang berada di Padang, Sumatera Barat. Ba’da Maghrib, Tim menyusuri seputaran kota dan kaki lima menuju Jembatan Ampera yang tidak jauh dari Masjid Jami’ dengan berjalan kaki.


Jembatan Ampera jembatan penuh sejarah, sedang giat berbenah agar layak menjadi ikon kota Palembang. Lampu-lampu bertebaran menerangi suasana malam, perahu dan sampan hilir mudik berhiaskan lampu berkelap-kelip, pendar cahaya temaram silaukan sungai Musi nan penuh pesona.


Masuk Angin akibat zat asam lambung yang meningkat membuat Atin sedikit emosi dan memaksa Tim singgah ke apotik di kota Palembang sebelum kami makan malam. (tips: Makanlah teratur & siapkan snack di perjalanan).


Insiden kecil sempat terjadi setiba di warung asri setelah sebelumnya ketika hendak singgah di warung pecel lele, selera makan tiba-tiba hilang melihat anjing yang mendengus-dengus di dekat meja makan. Mungkin karena sudah capek, sebelum makanan sampai dimeja, tiba-tiba Ucok nyeletuk mengatakan "Aku nggak percaya kalo itu maag", spontan Hasril marah dan berkata “aku bukan Preman”.. Aku pun terkejut, kok dari masalah maag jadi masalah preman.? Aku netralisir keadaan dengan meluruskan ucapan Hasril sembari berkata, “ jangan marah dulu, Ucok kan hanya mau membahas, apa- apa yg pernah dokter periksa atau kemana saja dia pernah berobat?.. bukannya tiba-tiba malah marah yg tak tau juntrungannya. Kulihat wajah Ucok yg memendam amarah, tapi masih mampu ditahannya, dan ketika Hasril hendak mengucapkan sesuatu, ketus dia menjawab,” udah, makan aja!!!”.


Setelah membayar makanan (36rb) kami pun melanjutkan perjalanan dengan suasana dingin di tengah udara malam yang dingin. Perjalanan masih panjang…….

No comments:

Post a Comment